Lineage II Revolution (Review)


Lineage II Revolution (Review)


Sebuah game yang bikin saya penasaran dengan expektasi saya yang tinggi saat saya menunggu tanggal rilisnya. Salah satu dari beberapa game yang bahkan muncul di iklan TV. Di benak saya jika game sampai di iklankan di sebuah media televisi, berarti game ini sangat bagus hingga pihak marketingnya berani memasang iklannya di sebuah media yang saya rasa “mahal”😁. Dan seperti layaknya iklan lainnya, terlihat sangat menggoda dengan grafis yang memukau 😊. Hingga saya harus rela menyingkirkan satu game online milik saya hanya untuk memperlonggar internal dan mencicipi gameplaynya.

Lineage II Revolution (Review)
Lineage II Revolution (Review)
“Grafis memukau”


Memang benar grafis bisa di bilang memukau, dengan desain karakter yang keceh dan cakep. Meskipun menurut saya masih kalah dengan game Black Desert. Yang membuatnya jauh lebih nyaman di mainkan adalah game ini menggunakan bahasa Indonesia. Karena dengan demikian kita jadi bisa menikmati cerita dari game ini selama bertualang mengambil quest dan sub quest yang di sediakan. Dan yang paling penting lainnya adalah kita jadi mengerti fungsi dari menu-menu dan dari itemnya. Karena memang game dengan jenis genre seperti ini punya menu dan jenis item yang sangat banyak. Paling tidak kita tidak akan merasa kebingungan saat mau fusion senjata atau menjalani progges untuk memperoleh pencapaian reward tertentu.

Lineage II Revolution (Review)
Lineage II Revolution (Review)
Lineage II Revolution (Review)
Lineage II Revolution (Review)
“4 Ras playable dalam game ini”


Ada empat ras yang bisa kita pilih saat ini, yaitu Manusia, Elf, Dark Elf dan Dwart. Tiap ras punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tapi saya pilih ras manusia karena punya status yang seimbang antara kecepatan, kekuatan dan magic. Tidak ada perbedaan tampilan yang mencolok dari keempat ras dari game ini. semuanya berbentuk layaknya manusia. Yang membedakannya cuman, ras Elf dalam game ini berkuping lancip dan berpakaian terbuka (Mungkin karena mereka mengandalkan kecepatan, maka butuh pakaian yang simple) dan Dwarf yang berwujud layaknya Lolli dalam anime. Tapi jangan salah, karena Dwarf unggul di bidang kekuatannya. Kemudian Dark Elf dengan tampilan sangarnya, yaitu ras Elf yang berbeda dan unggul dalam bidang magic/ sihir.

Lineage II Revolution (Review)
“Class dan cabangnya”


Yang di luar dugaan adalah adanya pilihan class setelahnya, Karena biasanya class dan ras dalam game itu menjadi satu. Pilihan class dalam game ini akan menjadi acuan senjata apa yang akan kita gunakan dalam pertempuran, karena tiap class mempunyai keahlian senjata yang berbeda. Ada 3 class dasar yang bisa kita pilih, yaitu Warrior, Rogue, dan Mystic. Nantinya ada cabang class lainnya yang lebih kuat dari tiap class awal tersebut. Yang mungkin akan menjadi motivasi untuk meningkatkan class adalah tiap naik tingkat class, karakter tidak hanya menjadi semakin kuat. Tapi juga punya penampilan yang makin keren.

Saya rasa pilihan dari kombinasi ras dan class adalah bagian dari strategi awal dari game ini. Kombinasi yang cocok akan menghasilkan karakter yang kuat. Dan saya baru menyadari itu setelah menuliskannya di sini. 😂 Sepertinya saya akan memulainya lagi dengan karakter yang baru hehee. Mungkin tidak akan berbeda di awal game. Tapi biasanya akan cukup berpengaruh nantinya, kalau progges game sudah berjalan lama. Ras yang kuat memilih class yang kuat, sementara ras yang cepat memilih class yang mengandalkan kecepatan juga atau class dengan keahlian senjata range attack.😁 Tahu maksudnya kan? Menggunakan statistik atau status Ras secara efisien berdasarkan class yang kita pilih.

Lineage II Revolution (Review)
Lineage II Revolution (Review)
Lineage II Revolution (Review)
Tampilan gameplay”


Untuk gameplay saya rasa sama saja dengan game online lainnya yang berbasic open map. Dimana ada tombol auto quest untuk membuat gameplay menjadi jauh lebih simple. Tinggal di klik, maka karakter akan menyelesaikan quest tanpa harus bersusah payah mencari jalan atau memencet tombol action saat bertempur. Satu fitur yang menurut saya menyebalkan, buat apa main game kalau cuman di lihat saja. Tapi berusaha untuk berfikir fleksible dan beradaptasi dengan keadaan. Karena memang perkembangannya ke arah situ, dan fitur ini sudah banyak di pakai oleh genre semacam ini. Tapi akan ada saatnya untuk kita menggerakkan karakter secara manual melawan musuh nantinya, saat bertemu musuh yang lebih kuat. Harapan saya sih begitu. Jadi tidak melihat saja, tapi berstrategi saat berhadapan dengan musuh. Entah dengan mengamati pola serang dan arah serangnya atau join dengan player lain dan bertarung bersama.

Game tersedia gratis dari Playstore, tertarik??? Langsung capcus ke Lineage II Revolution di Playstore

Download data tambahan sebelum memainkannya.


Full size, barang kali ada yang ingin tahu informasinya. Kali aja ada yang gundah/ ragu tentang sisa kapasitas memory internalnya. Nah, full size bisa jadi semacam acuan atau mungkin malah dorongan saat ragu memutuskan, download ngga ya? 😂


Thanks untuk teman-teman yang telah rela berkunjung ke blog cupu ini 😁. Happy gaming yak!!! Bersenang-senang bermain game tapi juga tidak melupakan hal lainnya yang penting. Yang sekolah moga berprestasi, Yang bekerja semoga giat dan menikmati pekerjaannya. Makin sukses pokoknya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*